Khasiat daging bulus dan manfaat minyak bulus

Bulus biasanya dipelihara karena keeksotikannya. Binatang yang mempunyai rumah tebal dan keras ini sangat lamban bergerak. Di balik semua itu, Bulus bisa menjadi menu masakan yang unik, bulus kini mulai diminati sebagai bahan menu masakan sup, sate bulus dan tongseng bulus. Tidak hanya menjadi santapan biasa. Lebih dari itu, menjadi menu makanan kesehatan. Hanya satu tempat yang bisa ditemui hidangan menu bulus ini di Yogyakarta. Anda penasaran? Atau merasa aneh dengana menu yang tidak lumrah ini?

Jika anda ingin mengobati rasa penasaran, bisa saja datang ke warung makan sate dan tongseng Mbak Yanti yang ada di jalan Kranggan. Begitu pesan, bahan sate atau tongseng Bulus yang telah dipersiapkan langsung diramu. Bumbu-bumbu hampir sama, hanya untuk sate mungkin agak terasa pedas. Ini mungkin untuk sedikit mengalahkan amis yang mengikuti sate bulus yang ada. Memang rasanya agak beda dengan sate kambing atau ayam, lebih empuk, dan ada sedikit amis menyertainya. Ujung-ujungnya, enak juga dan pasti ketagihan hehe

Binatang dengan batok pembungkus tubuh keras itu tidak sulit untuk dimasak. Setelah dipotong lehernya, dimasukkan ke dalam air hangat. Selanjutnya, gumpalan daging, empedu, paru, jantung, dan seisi perut diambil.

Daging dan jeroan sebelum dijadikan sebagai bahan masakan, terlebih dulu direbus dengan rempah-rempah khusus. Sesuai resep membuat sup, ditambah jahe dan sedikit air jeruk nipis, maka jadilah sayur kuah siap santap. Empedu dan paru bulus yang berkhasiat penyembuhan asma dan menurunkan kolesterol

Jantung bulus dapat membuat bugar, lemaknya yang tercampur dalam kuah, untuk menghaluskan kulit (sering jadi bahan kosmetik), dan menghilangkan rasa gatal-gatal.

Minyaknya yang berasal dari lemak yang dicairkan juga bisa untuk minyak oles yang dipercaya banyak memiliki khasiat yang dahsyat untuk menjaga kecantikan dan vitalitas pria, mengobati luka dan sebagainya. Baca: Khasiat dan manfaat minyak bulus

Dagingnya dapat meningkatkan vitalitas kejantanan. Batoknya (pembungkus tubuhnya) biasa dijadikan sebagai bahan hiasan. Karena itu, binatang ini memiliki nilai ekonomi